
Setelah melewati minggu yang dramatis, dengan menahan imbang Liverpool dan Manchester United, akhirnya saya bisa mengucap syukur atas hasil tersebut, perjuangan anak-anak Arsenal patut diacungi jempol apalagi memperhatikan rivalitas di lapisan akar rumput seperti yang kami lakukan ketika memberi dukungan saat Arsenal bertemu kedua tim tersebut
Walau penuh sesak, Penonton yang hadir langsung dapat dikenali kubunya lewat sorakannya serta pernak-perniknya, dari situ terlihat gambaran jumlah para pendukung tim-tim tersebut, Meski kalah dari segi jumlah, saya dan para the goonners lainnya tetap semangat mendukung Arsenal, sorak-sorai tidak pernah putus walau sering tetap menahan nafas ketika Christiano Ronaaldo atau steven gerrard melakukan penetrasi ke jantung pertahanan the gunners.
Gol Gallas yang datang pada saat-saat terakhir melawan MU, menjadi puncak sorak-sorai kami semuanya, walau imbang tetapi kolektivitas dan mental baja para pemain Arsenal membuat kami bisa pulang dengan kepala tegak.

0 comments:
Post a Comment